BOULDER - Kai Koepler, pelajar SMA berusia 17 tahun
menciptakan sebuah prototipe senjata pintar yang dinamakan Smart Gun.
Pistol tersebut memiliki sebuah fingerprint sensor yang terletak di grip
(pegangan) sehingga hanya bisa digunakan oleh pemiliknya.
Smart Gun tersebut memindai sidik jari sang pemilik senjata kemudian
mensinkronisasinya dengan sistem. Dengan begitu senjata ini tidak akan
bisa digunakan oleh sembarang orang.
Untuk mencegah kemungkinan hacking, anak cerdas asal kota kecil di
Colorado ini, membuat sidik jari pemilik senjata dapat disimpan di media
penyimpanan berbasis Cloud. Sehingga pistol ini sangat ideal untuk
digunakan bagi kalangan militer.
Namun Kloepfer menyarankan, untuk kepentingan militer atau
kepolisian, beberapa sidik jari dapat disimpan dalam satu database
sehingga pistol pintar dapat tetap digunakan oleh rekan lainnya.
Dilansir Ubergizmo, Senin (17/11/2014), eksperimen yang
dilakukan Kloepfer ini diprakarsai oleh ajang bernama SmartTech for
Firearms Challenge. Pemuda ini kemudian keluar sebagai pemenang dan
mendapatkan USD50 ribu.
Kemudian dengan biaya sekira USD3 ribu, Kloepfer berhasil menciptakan
prototipe pistol dari bahan plastik. Sisa uang dari hasil ajang
tersebut diharapkan dapat digunakan dengan baik oleh Kloepfer untuk
pengembangan lebih lanjut prototipe Smart Gun-nya dengan membeli printer
3D.

No comments:
Post a Comment